Menikmati Wisata Gua terpanjang se-Asia Tenggara di Gua Lowo | Storybank

Menikmati Wisata Gua terpanjang se-Asia Tenggara di Gua Lowo

0
63

Gua Lowo adalah salah satu tempat wisata yang namanya berasal dari bahasa jawa yang berarti Gua Kelelawar.

Goa Lowo berlokasi di Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo, Jawa Timur.

Konon gua ini adalah salah satu gua terpanjang di Asia Tenggara. Tempat ini berjarak sekitar 27 km dari pusat kota, akses menuju tempat ini sangatlah mudah karena melewati ruas jalan nasional dan searah menuju lokasi pantai pasir putih.

Gua ini memiliki lebar 50 meter dan memiliki ketinggian yang bervariasi antara 20 hingga 50 meter, jadi para wisatawan tak perlu takut karna di dalam gua ini sudah terdapat kandungan oksigen yang stabil.

Gua yang ditemukan pada tahun 1931 ini cukup menarik karena disetiap sudut gua terdapat sensasi pemandangan yang berbeda. Di ujung jembatan, wisatawan dapat menikmati sinar matahari yang menerobos lubang kecil di langit gua. Selain itu pengunjung juga bisa menyaksikan ribuan kelelawar yang bergelantungan di dinding gua.

Gua Lowo menjadi destinasi wisata andalan Trenggalek. Setiap akhir pekan dan hari libur ramai dikunjungi oleh wisatawan ribuan dari dalam maupun luar kota.

Pengunjung tidak usah bingung ketika sudah berada di dalam goa Lowo, karena di dalam sudah difasilitasi jalan beton yang akan menuntun pengunjung menyusuri goa. Selain itu, pengunjung juga tidak perlu membawa senter untuk melihat keindahan goa karena goa sudah di beri penerangan yang cukup memadai. Fasilitas yang membuat unik goa ini adalah adanya speaker di sudut–sudut goa dengan lagu-lagu dangdut jawa yang membuat suasana menjadi full music.

Salah satu keunikan di dalam Goa Lawa Trenggalek ini adalah adanya batu–batuan yang menyerupai hewan atau benda hidup, seperti batu besar yang ada pada jalan masuk goa yang menyerupai hewan kura–kura. Selain itu ada juga yang menyerupai Singa, Sangkar, Tugu Buceng, sepasang kaki dan masih banyak lagi bebatuan yang memiliki bentuk yang unik.

Dan yang lebih istimewa lagi adalah stalagtit (mineral sekunder atau speleothem) yang menggantung di langit-langit gua kapur dan stalagmite (batuan yang terbentuk di lantai gua karena terkena tetesan air di langit-langit gua di atasnya dan letaknya ada dibawah lantai gua) masih hidup, maksud dari hidup adalah stalagtit dan stalagmite dalam goa ini masih punya kemungkinan untuk bertambah panjang.

LEAVE A REPLY