Mie Kipas Cirebon | Storybank

Mie Kipas Cirebon

0
135
SUDAH pernah dengar mi kipas? Mi khas ini merupakan favorit masyarakat Cirebon. Kayak apa sih? Secara sepintas, mi kipas mirip dengan mi ayam. Namun, mi kipas punya rasa, bentuk, dan varian dari mi ayam. Sajian ini dinamai mi kipas karena cara memasaknya menggunakan tungku yang berbahan kayu bakar, bukan minyak ataupun gas. Jadi untuk menjaga bara api tersebut tetap menyala, tungku harus selalu dikipas-kipas. Dari sanalah nama mie kipas muncul. Mi kipas sangat mudah ditemukan di Kota Cirebon. Beberapa pedagang bahkan memilih menetap di suatu tempat. Mereka biasanya berdagang dengan menggunakan gerobak dorong berwarna keperakan. Gerobaknya pun berbeda dengan gerobak dorong pada umumnya. Tingginya hanya sekitar dada orang dewasa. Bentuk mi kipas lebih kecil jika dibandingkan dengan mi ayam yang cukup lebar. Teksturnya pun tidak sekenyal mi ayam. Jika biasanya mi ayam ditemani dengan ayam, dan terkadang ada ceker ayam serta bakso, berbeda dengan mi kipas. Mi kipas biasa disantap bersama tahu, bakso, siomay, dan terkadang ada pangsit. Penyajian mi kipas antara pedagang satu dan yang lainnya berbeda-beda. Ada yang menyatukan kuah dan mi dalam satu mangkuk, ada pula yang memisahkannya. Jadi, mi beserta bumbunya dan ayamnya dalam satu mangkuk, kemudian ada satu mangkuk lagi yang berisi kuah kaldu, yang diberi bakso, siomay, dan tahu. Mi kipas kini menjadi salah satu makanan favorit di Kota Cirebon. Saat kamu berkunjung ke Cirebon, temukan pedagang makanan ini di wilayah Pagongan, Pekiringan, Kebon Cai, dan Prujakan. Selain itu, ada juga pedagang yang berkeliling. Paling pas, kamu menyantap mi kipas di kala hujan tiba.

LEAVE A REPLY