Pulau Biawak | Storybank

Pulau Biawak

0
85
Pulau Biawak ini menjadi tempat kawasan konservasi endemik bagi satwa liar Biawak dan burung-burung. Keberadaan Biawak di pulau ini tidak takut manusia. Mereka cukup berani untuk datang mendekat. Hewan Biawak ini memiliki alat penciuman yang cukup tajam, pandai berenang dan sangat suka dengan air asin. Populasinyapun cukup banyak di pulau ini.   Pulau dengan pantai berpasir putih kemilau, tanaman bakau dan mangrove yang cukup lengkap jenisnya, koloni biawak serta bangunan mercusuar yang telah ada sejalk tahun 1872 menjadikan pulau ini mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang.  Selain Hutan Bakau dan Hutan Mangrove, Keindahan Taman Laut dan keberadaan hewan liar Biawak, Di pulau ini juga terdapat beberapa makam kuno yang salah satunya adalah makam Syeh Syarif Hassan, Seorang syeh dari Cirebon yang menyebarkan Agama Islam di wilayah Jawa Barat dan sering bertapa ke Pulau Biawak ini. Pulau dengan Sunset menawan di kala senja yang terlihat sangat menakjubkan dari dermaga kayu ini sayangnya belum dikelola secara profesional. Untuk dapat menuju tempat ini, Anda bisa menggunakan perahu motor dari Pelabuhan Karongsong, Indramayu dengan waktu tempuh sekitar 3-4 jam.  

LEAVE A REPLY